
PEMATANG SIANTAR, WJ GROUP _ Pada Hari Rabu tanggal 12 Juli 2023 pada pukul 13.30 wib telah terjadi pengrusakan dilahan masyarakat oleh sekelompok orang yang tidak diketahui dari mana asalnya disaat warga masyarakat yang tengah mengerjakan pembangunan pondok tempat persinggahan di lahan tersebut. Yang terletak di Tanjung Tongah Kelurahan Tanjung Pinggir Kecamatan Siantar Martoba.
Dari kejadian itu, sekelompok orang yang datang itu datang langsung meyuruh warga masyarakat bergegas untuk meninggalkan lokasi, seraya mengusir meyuruh keluar dari lahan itu dan serta mengadakan pengrusakan pondok persinggahan yang sudah didirikan warga masyarakat di lokasi tersebut.
Pada saat kejadian keributan di lahan tersebut Hendri Purba salah satu saksi mata memberikan informasi kepada Tumpal Malela Pardede yang adalah seorang pemberi hibah tanah kepada Tokoh masyarakat, bahwa ada sekelompok orang yang membuat onar di lahan yang tengah dikerjakannya pondok persinggahan, mendengar informasi tersebut Tumpal langsung menuju lokasi lahan yang tengah terjadi keributan.
Sesampainya di lokasi Tumpal melihat ada sekelompok orang ribut-ribut dan sampai melakukan pengrusakan hingga merubuhkan pondok tersebut.
Dengan tindakan brutal sekelompok orang itu, Tumpal menyuruh anggota keluarganya untuk merekam vidio aksi brutal sekelompok orang-orang itu.
Atas kejadian pengrusakan yang telah di saksikannya itu, Tumpal Malela Pardede meninggalkan lokasi dan mendatangi Polres Pematang Siantar dan membuat laporan polisi dengan Nomor : STTLP/B/339/VII/2023/SPKT/Res P Siantar/Sumut. Yang terlapor atas nama WAGINO als BULUS Dkk, atas dugaan tindak pidana pengrusakan.
Salah satu warga masyarakat Heryanto di tempat kejadian kepada awak media saat dikonfirmasi, terkait mengenai lahan tersebut, bahwa lahan tersebut sudah dihibahkan oleh Tumpal Malela Pardede kepada salah satu Tokoh masyarakat di Tanjung Tongah Kelurahan Tanjung Pinggir, Kecamatan Siantar Martoba. Ungkap Heryanto.
Masih Heryanto yang menurutnya ntah dasar apa mereka melakukan pengrusakan, tapi memang ada dugaan kalau sekelompok orang yang datang itu, yang adalah orang suruhan Bu Lis, tapi walaupun mereka mengadakan pengrusakan, kami hanya bisa diam dan menyaksikan saja. Pungkasnya.
Reporter : Josep Sagala
Editor : Jonathan