PURWAKARTA–Wartajabar.Online | Dalam rangka mencegah dan memberantas penyalahgunaan serta peredaran gelap narkoba, Polres Purwakarta bersinergi dengan TNI menggelar Sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) bagi personel Resimen Armed 1/Sthira Yudha, Senin (29/12/2025).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Menarmed 1/Sthira Yudha, Jalan Raya Sadang ini diikuti oleh 75 prajurit Resimen Armed 1/Sthira Yudha.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kasi Intel Menarmed 1/Sthira Yudha Mayor Arm Wisnu Setya Anggara, Pasi Ops Menarmed 1/Sthira Yudha Kapten Dian, serta Kasat Reserse Narkoba Polres Purwakarta AKP Yudi Wahyudi yang bertindak sebagai narasumber.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, menyanyikan Lagu Indonesia Raya, sambutan Kasi Intel Menarmed 1/Sthira Yudha, penyampaian materi, sesi tanya jawab, penarikan kesimpulan, hingga penutupan.
Dalam pemaparannya, AKP Yudi Wahyudi menyampaikan materi seputar narkoba secara menyeluruh, mulai dari pengertian dan dasar hukum, penggolongan narkotika, jenis narkoba yang kerap disalahgunakan, ciri dan gejala pengguna, dampak buruk narkoba, hingga faktor penyebab penyalahgunaan. Ia juga menekankan pentingnya peran aktif seluruh elemen, termasuk pembentukan agen-agen pencegahan dalam memerangi narkoba.
Kapolres Purwakarta AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya melalui AKP Yudi Wahyudi menegaskan bahwa sosialisasi P4GN merupakan langkah preventif strategis, khususnya di lingkungan TNI sebagai garda terdepan penjaga kedaulatan negara.
“Peredaran gelap narkoba adalah ancaman serius bagi generasi bangsa dan stabilitas nasional. Melalui sosialisasi ini, kami berharap para prajurit memiliki pemahaman yang kuat, mampu mengenali bahaya narkoba sejak dini, serta menjadi agen pencegahan di lingkungan masing-masing,” ujarnya.
Ia menambahkan, sinergitas TNI dan Polri menjadi kunci utama dalam memutus mata rantai peredaran narkoba melalui upaya pencegahan, penindakan, dan edukasi yang berkelanjutan.
Kegiatan ini menjadi wujud nyata kolaborasi TNI–Polri dalam menjaga ketahanan moral, disiplin, dan profesionalisme aparatur negara dari ancaman narkoba. Diharapkan, seluruh personel semakin waspada dan berkomitmen mewujudkan lingkungan yang bersih dari narkoba demi masa depan bangsa dan negara. (Andi)

