KUNINGAN–WARTAJABAR.ONLINE | Suasana Car Free Day (CFD) di pusat Kota Kuningan, Minggu (25/1/2026), semarak oleh aksi ratusan pesilat muda Perguruan Pencak Silat Bima Suci. Mereka memperagakan jurus-jurus pencak silat di sepanjang Jalan Siliwangi, tepat di depan Masjid Agung Syiarul Islam, dan menarik perhatian warga yang tengah berolahraga maupun bersantai.
Para pesilat berasal dari berbagai satuan latihan (satlat) se-Kabupaten Kuningan yang mengikuti Latihan Gabungan (Latgab). Kegiatan ini menjadi bagian dari helaran budaya mingguan Heman Ka Budak (HKB) sekaligus rangkaian peringatan Milad ke-53 Perguruan Pencak Silat Bima Suci.
Atraksi menampilkan jurus dasar hingga rangkaian seni bela diri yang atraktif, mencerminkan kekompakan serta hasil pembinaan di masing-masing satlat. Kegiatan diikuti seluruh unsur perguruan, mulai dari Guru Besar, Dewan Guru, Pembina, pengurus, hingga anggota dari berbagai jenjang usia.
Ketua Umum Perguruan Pencak Silat Bima Suci Kabupaten Kuningan, Ir. Toto Suripto, mengatakan Latgab bertujuan mempererat silaturahmi, menyamakan jurus dasar, dan memperkuat rasa kekeluargaan.
“Kami ingin membangun kebersamaan yang kuat di keluarga besar Bima Suci sekaligus memastikan keseragaman jurus dasar di seluruh satlat,” ujarnya didampingi Guru Besar Cecep Aziiz Ramdani.
Selain Latgab, panitia juga menggelar donor darah terbuka yang mendapat respons positif dari masyarakat.
“Antusiasme warga tinggi. Ini menunjukkan Bima Suci tidak hanya fokus pada bela diri, tetapi juga memiliki kepedulian sosial,” tambah Toto.
Saat ini, Perguruan Bima Suci memiliki ribuan anggota yang tersebar di Kuningan dan sejumlah daerah lain seperti Purwakarta, Cikijing, Ciamis, hingga Jakarta. Beberapa sekolah di Kuningan pun telah bergabung sebagai bagian dari pengembangan perguruan.
Di akhir kegiatan, Toto mengapresiasi Presiden HKB Dodon Sugiharto serta PMI Kabupaten Kuningan atas dukungan sehingga rangkaian acara berjalan lancar.
Sementara itu, M. Nurdijanto, putra almarhum H. A. Mad Saleh selaku Maha Guru pendiri Bima Suci, mengungkapkan kebanggaannya atas keberlangsungan perguruan.
“Alhamdulillah, Bima Suci masih berdiri kokoh dan solid. Semoga terus lestari dan silaturahmi antaranggota tetap terjaga. Selamat Milad ke-53 untuk Perguruan Pencak Silat Bima Suci,” ujarnya.
Reporter: Dedi. J | Editor: Parlin Sinaga










