Cimahi, 10 Matet 2026
CIMAHI–WJ Online | Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cimahi resmi menutup pendaftaran program mudik gratis pada Sabtu (28/2/2026). Jumlah pendaftar yang ingin mengikuti program tersebut tercatat telah melebihi kuota yang disediakan pemerintah.
Berdasarkan data Dishub Kota Cimahi, jumlah warga yang mendaftar secara daring untuk mengikuti program mudik gratis Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah mencapai sekitar 1.000 orang. Sementara kuota yang tersedia hanya sekitar 720 kursi yang akan diberangkatkan menggunakan 15 unit bus.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Cimahi, Endang, mengatakan pihaknya saat ini tengah melakukan proses verifikasi terhadap para pendaftar.
“Kuota yang tersedia tahun ini hanya untuk 720 orang, sementara jumlah pendaftar sudah mencapai sekitar 1.000 orang. Artinya jumlahnya sudah melebihi kuota yang disediakan,” ujar Endang saat dikonfirmasi, Selasa (3/3/2026).
Endang menjelaskan proses verifikasi dilakukan untuk menentukan peserta yang berhak mengikuti program tersebut sesuai dengan jumlah kursi yang tersedia. Beberapa aspek yang menjadi pertimbangan antara lain domisili pendaftar, kondisi ekonomi, serta urutan waktu pendaftaran.
Selain itu, setiap kepala keluarga (KK) maksimal hanya diperbolehkan mendaftarkan empat orang anggota keluarga.
“Sekarang masih dalam tahap verifikasi. Mudah-mudahan segera selesai dan hasilnya bisa segera diumumkan. Domisili harus warga Cimahi, kondisi ekonomi juga menjadi pertimbangan, serta akan diprioritaskan bagi yang lebih dulu mendaftar,” jelasnya.
Program mudik gratis dari Pemerintah Kota Cimahi tahun ini akan melayani dua rute perjalanan, yakni Cimahi–Semarang via Cirebon serta Cimahi–Solo via Yogyakarta.
Rencananya para peserta mudik gratis akan diberangkatkan pada 18 Maret 2026 dari Kompleks Perkantoran Pemerintah Kota Cimahi di Jalan Raden Demang Hardjakusumah.
Endang menambahkan program ini merupakan bentuk pelayanan dan kepedulian pemerintah kepada masyarakat, sekaligus untuk mengurangi jumlah pemudik yang menggunakan sepeda motor.
Menurutnya, perjalanan mudik menggunakan kendaraan roda dua memiliki risiko kecelakaan yang lebih tinggi dibandingkan moda transportasi lainnya.
“Selama ini masih banyak warga Cimahi yang mudik menggunakan sepeda motor. Melalui program ini kami ingin mengurangi risiko tersebut sekaligus memberikan fasilitas transportasi yang lebih aman bagi masyarakat,” pungkasnya.
Penulis : Fajar










