Cimahi, 7 Maret 2026
CIMAHI-WJ Online | Ketua Yayasan Sejukan Pelosok Negeri, Ivan Ade Sofiyan, menggelar konferensi pers sekaligus acara buka puasa bersama insan pers se-Kota Cimahi. Kegiatan tersebut berlangsung di Dapur Abi, Jalan Kebon Kelapa No.2A, Setiamanah, Kecamatan Cimahi Tengah, Kamis (5/3/2026).
Dalam kesempatan itu, Ivan Ade Sofiyan yang juga merupakan dosen tetap di Politeknik Geologi dan Pertambangan AGP menjelaskan latar belakang berdirinya Yayasan Sejukan Pelosok Negeri yang resmi didirikan pada 15 Juni 2025.
Menurutnya, yayasan tersebut bergerak di bidang sosial dengan tujuan membantu masyarakat di berbagai pelosok Indonesia yang membutuhkan bantuan.
“Yayasan ini memiliki empat tujuan utama. Pertama, menyediakan akses air bersih bagi masyarakat. Kedua, meningkatkan kualitas hunian bagi masyarakat kurang mampu. Ketiga, membangun atau merenovasi masjid sebagai pusat ibadah dan kegiatan sosial. Keempat, memberikan bantuan kemanusiaan bagi penderita kanker di berbagai daerah di Indonesia,” ujar Ivan.
Ia menjelaskan, yayasan tersebut berdiri secara mandiri dengan sumber pendanaan utama berasal dari perusahaan swasta, khususnya dari PT Mandala Geoteknika Mandiri.
Sebagian keuntungan dari setiap proyek perusahaan disisihkan untuk mendukung kegiatan sosial melalui yayasan tersebut.
“Biasanya dari setiap kontrak proyek kami menyisihkan sekitar 2,5 persen untuk kegiatan sosial sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR,” jelasnya.
Sejak berdiri, Yayasan Sejukan Pelosok Negeri telah menjalankan sejumlah program sosial di wilayah Bandung Raya, khususnya di Kota Cimahi dan sekitarnya.
Salah satu program yang telah dilaksanakan adalah penyediaan air bersih melalui pembangunan sumur bor di Desa Ciedug, Kecamatan Sindangkerta, Kabupaten Bandung Barat. Program tersebut dilakukan bekerja sama dengan pengurus DKM setempat untuk membantu masyarakat yang kerap mengalami kesulitan air saat musim kemarau.
“Di daerah tersebut saat musim kemarau sering terjadi kekurangan air. Sekarang sumur bor yang kami bangun bisa dimanfaatkan oleh masjid dan masyarakat sekitar,” kata Ivan.
Selain itu, yayasan juga membangun sumur bor di wilayah Cibabat, RT 04 RW 09, Kota Cimahi, untuk mengantisipasi antrean warga yang biasanya mengambil air dari masjid ketika terjadi kekeringan.
Ivan menegaskan, setiap program yayasan selalu dilakukan melalui kolaborasi dengan tokoh masyarakat dan perangkat wilayah setempat agar bantuan yang diberikan dapat berjalan secara berkelanjutan.
“Kami selalu bekerja sama dengan tokoh masyarakat atau pihak wilayah agar program ini bisa terus berjalan dan tidak berhenti setelah bantuan diberikan,” ujarnya.
Selain program air bersih, yayasan juga melaksanakan program bedah rumah bagi warga kurang mampu. Salah satunya dilakukan di wilayah Karangmekar, Cimahi Tengah, terhadap rumah milik seorang warga tunawicara bernama Ny. Entri.
“Kondisi rumahnya sebelumnya sangat memprihatinkan. Atapnya terbuka sehingga angin dan hujan mudah masuk. Kami melakukan perbaikan agar rumah tersebut menjadi layak huni,” jelasnya.
Dalam rangka bulan suci Ramadan, yayasan juga menggelar kegiatan berbagi takjil gratis berupa kurma dan air mineral kepada masyarakat. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada 4 Maret 2026 di 15 kelurahan di Kota Cimahi dengan melibatkan masyarakat setempat dalam pendistribusiannya.
Ke depan, Yayasan Sejukan Pelosok Negeri juga berencana melaksanakan program penyediaan air bersih di wilayah Cigugur Tengah. Sebelum dilakukan pengeboran sumur, yayasan akan melakukan survei eksplorasi menggunakan metode geolistrik untuk mendeteksi potensi air tanah.
“Teknologi geolistrik dapat mendeteksi sumber air tanah hingga kedalaman 300 meter. Namun untuk kebutuhan masyarakat, biasanya cukup sekitar 30 meter,” jelasnya.
Meski saat ini kegiatan masih berfokus di wilayah Bandung Raya, yayasan tersebut memiliki visi untuk memperluas jangkauan bantuan ke berbagai daerah di Indonesia.
“Kami bercita-cita ke depan yayasan ini dapat menjangkau seluruh pelosok Nusantara yang membutuhkan bantuan air bersih, hunian layak, renovasi tempat ibadah, serta bantuan bagi penderita kanker,” pungkas Ivan.
Ia juga berharap semakin banyak pihak yang berpartisipasi dan menjadi donatur untuk mendukung kegiatan sosial yayasan tersebut.
“Mudah-mudahan semakin banyak donatur yang melihat rekam jejak kami sehingga kontribusi untuk Indonesia bisa semakin besar,” tutupnya.
Penulis : Fajar | Editor : Redaktur WJ Online










