PURWAKARTA-WJ Online | Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Purwakarta berhasil memanen sekitar 8 ton jagung hibrida dalam kegiatan panen Kuartal I yang dilaksanakan bersama kelompok tani di Kabupaten Purwakarta. Kegiatan ini menjadi bagian dari dukungan terhadap program swasembada pangan tahun 2026.
Panen berlangsung di Kampung Cipancar, Desa Cipancur, Kecamatan Cibatu, dan dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Purwakarta, Enggar Jati Nugroho, bersama jajaran anggota serta melibatkan kelompok tani setempat.
Kegiatan tersebut mencerminkan sinergi antara Polri dan masyarakat dalam memperkuat ketahanan pangan nasional melalui sektor pertanian.
Dari lahan yang dikelola bersama, hasil panen mencapai kurang lebih 8 ton bonggol jagung. Capaian ini dinilai sebagai hasil dari pendampingan berkelanjutan yang dilakukan oleh Polres Purwakarta kepada para petani.
Selain mendukung proses produksi, Sat Lantas Polres Purwakarta juga berperan dalam membantu pemasaran hasil panen dengan menjembatani penyaluran ke Perum Bulog, sehingga petani mendapatkan kepastian pasar.
Petani juga diberikan arahan teknis pascapanen, seperti proses pengeringan atau penjemuran jagung terlebih dahulu guna meningkatkan kualitas dan nilai jual hasil pertanian.
Kapolres Purwakarta, I Dewa Putu Gede Anom Danujaya, melalui Kasi Humas AKP Enjang Sukandi, menyampaikan bahwa keterlibatan Polri dalam sektor pertanian merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.
“Polri tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan, tetapi juga hadir mendukung kesejahteraan masyarakat melalui pendampingan di sektor pertanian agar hasilnya memberikan nilai ekonomi yang lebih baik,” ujar Enjang.
Ia menambahkan, sinergi antara Polri dan masyarakat diharapkan terus terjaga sebagai langkah nyata dalam meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan di daerah. (Ps)











