Purwakarta – Sabtu, 6 Juni 2026
WARTAJABAR – Madrasah Aliyah Insan Cendekia Nusantara (ICN) International Islamic Boarding School Yayasan Endan Andansih resmi diresmikan di Kampung Nengeng RT 01 RW 01, Desa Neglasari, Kecamatan Darangdan, Kabupaten Purwakarta, Sabtu (6/6/2026). Peresmian lembaga pendidikan tersebut dihadiri sejumlah menteri kabinet, pejabat tinggi negara, tokoh nasional, serta unsur TNI-Polri.
Peresmian dipimpin langsung oleh Ketua Yayasan Endan Andansih, Dr. H. Endang Usman. Kehadiran para pejabat negara dalam kegiatan tersebut menjadi perhatian tersendiri sekaligus menunjukkan dukungan terhadap pengembangan pendidikan berbasis keagamaan dan pembentukan generasi muda yang unggul dan berkarakter.
Sejumlah pejabat yang hadir di antaranya Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) RI, Dr. Muhammad Yusuf Ateh, Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Agama RI Nasaruddin Umar, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI Abdul Mu’ti, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Nusron Wahid, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, serta Menteri Investasi Rosan Perkasa Roeslani.
Rangkaian acara diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Insan Cendekia Nusantara, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, penayangan video profil yayasan, sambutan para tokoh, doa bersama, penandatanganan prasasti, hingga peninjauan fasilitas madrasah.
Dalam sambutannya, Kepala BPKP RI, Muhammad Yusuf Ateh, mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan Madrasah Aliyah Insan Cendekia Nusantara. Ia menjelaskan bahwa berdirinya lembaga pendidikan tersebut berawal dari gagasan sederhana untuk memakmurkan masjid yang kemudian berkembang menjadi institusi pendidikan modern berbasis nilai-nilai keislaman.
Menurut Ateh, kualitas pendidikan menjadi perhatian utama yayasan. Hal itu dibuktikan melalui proses seleksi tenaga pendidik yang ketat. Dari sekitar 2.500 pelamar, hanya 23 guru terbaik yang terpilih untuk mengajar di madrasah tersebut.
“Madrasah ini dibangun di atas tanah wakaf dengan harapan dapat menjadi sarana pendidikan yang melahirkan generasi penerus bangsa yang unggul serta membawa keberkahan bagi masyarakat,” ujarnya.
Prosesi peresmian dilanjutkan dengan pembacaan doa yang dipimpin Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, kemudian penandatanganan prasasti sebagai tanda resmi beroperasinya Madrasah Aliyah Insan Cendekia Nusantara International Islamic Boarding School Yayasan Endan Andansih.
Untuk memastikan kegiatan berjalan aman dan lancar, Polres Purwakarta bersama TNI dan instansi terkait melaksanakan pengamanan terpadu. Pengamanan dipimpin Kapolres Purwakarta AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danuwijaya didampingi Dandim 0619/Purwakarta Letkol Inf Ardha Cairova PariPutra serta melibatkan personel gabungan dari Polri, TNI, Dinas Perhubungan, BPBD, Damkar, PLN, Satpol PP, dan tim kesehatan.
Melalui Kasi Humas Polres Purwakarta IPTU Tini Yutini, Kapolres menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen memberikan pengamanan maksimal terhadap kegiatan yang melibatkan pejabat negara maupun masyarakat.
“Polres Purwakarta bersama TNI dan seluruh unsur terkait telah melaksanakan pengamanan secara terpadu guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan peresmian Madrasah Aliyah Insan Cendekia Nusantara berjalan aman, tertib, dan kondusif. Alhamdulillah, kegiatan berlangsung lancar tanpa adanya gangguan kamtibmas,” kata IPTU Tini Yutini.
Dengan diresmikannya Madrasah Aliyah Insan Cendekia Nusantara International Islamic Boarding School Yayasan Endan Andansih, diharapkan lembaga pendidikan tersebut mampu menjadi pusat pengembangan sumber daya manusia yang unggul, berdaya saing global, serta tetap berlandaskan nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.
Andi








