Purwakarta – Jumat, 12 Juni 2026
WARTAJABAR – Polres Purwakarta terus memperkuat komitmennya dalam menciptakan lingkungan yang bersih dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. Upaya tersebut diwujudkan melalui partisipasi dalam Lomba Kampung Bebas Narkoba yang diselenggarakan Direktorat Reserse Narkoba Polda Jawa Barat dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026.
Sebagai bagian dari tahapan penilaian lomba, Tim Penilai Direktorat Reserse Narkoba Polda Jawa Barat yang dipimpin Kompol Cepi Hermawan melakukan kunjungan ke Kampung Bendul, Desa Sukatani, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta, Kamis (11/6/2026).
Kedatangan tim penilai disambut oleh Kasat Reserse Narkoba Polres Purwakarta, IPTU Try Sumarno, bersama jajaran Satres Narkoba, perangkat desa, serta masyarakat yang selama ini aktif mendukung berbagai program pencegahan penyalahgunaan narkotika di wilayah tersebut.
Dalam kegiatan itu, tim melakukan penilaian terhadap berbagai upaya yang telah dijalankan masyarakat dan pemerintah desa dalam menciptakan lingkungan yang sehat, aman, dan bebas dari pengaruh narkoba. Penilaian juga mencakup tingkat partisipasi warga, sinergi antara pemerintah desa dan kepolisian, serta program edukasi dan pencegahan yang telah diterapkan.
Kapolres Purwakarta AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya melalui Kasat Reserse Narkoba IPTU Try Sumarno menegaskan bahwa program Kampung Bebas Narkoba merupakan langkah strategis untuk memperkuat peran masyarakat sebagai garda terdepan dalam pencegahan penyalahgunaan narkotika.
“Pencegahan narkoba tidak bisa dilakukan hanya oleh aparat penegak hukum. Dibutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan bebas dari penyalahgunaan narkotika. Melalui program ini, kami mendorong masyarakat menjadi pelopor dalam upaya pencegahan dan pengawasan di lingkungannya masing-masing,” ujar Try.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Purwakarta IPTU Tini Yutini mengatakan bahwa keikutsertaan dalam Lomba Kampung Bebas Narkoba menjadi momentum untuk memperkuat budaya hidup sehat sekaligus meningkatkan kesadaran hukum masyarakat terhadap bahaya narkotika.
“Program Kampung Bebas Narkoba bukan hanya sebuah kompetisi, tetapi juga menjadi sarana edukasi dan pemberdayaan masyarakat agar memiliki kesadaran kolektif dalam menolak segala bentuk penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. Keberhasilan menciptakan lingkungan yang bebas narkoba membutuhkan sinergi seluruh pihak,” kata Tini.
Ia menambahkan, Polres Purwakarta akan terus mengedepankan langkah-langkah preventif melalui sosialisasi, penyuluhan, dan pemberdayaan masyarakat sebagai bagian dari strategi pemberantasan narkoba yang berkelanjutan.
“Kami berharap Kampung Bendul dapat menjadi contoh bagi wilayah lain dalam membangun ketahanan sosial terhadap ancaman narkotika. Dengan kepedulian dan partisipasi aktif masyarakat, upaya mewujudkan Kabupaten Purwakarta yang bersih dari narkoba dapat semakin optimal,” tambahnya.
Melalui kegiatan penilaian tersebut, diharapkan semangat pemberantasan narkoba semakin tumbuh di tengah masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat kolaborasi antara Polri, pemerintah, dan warga dalam menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika.
Andi








