Provider Mifi Smartfren, Tidak Tanggapi Keluhan Konsumen?

Foto-Dok WJ GROUP

KARAWANG, WJ GROUP _ Jaringan Smartfren belakangan ini sering dikeluhkan lelet dan suka hilang Sinyal alias Blankspot jaringannya makin sering ngadat. Apalagi ketika membuka Internet loadingnya sampai 2-3 menit, Lebih parah lagi jika menonton Youtube, tiap 1 menit Bufiringnya hampir 5 menit.

Hal tersebut di alami M.Djamaludin seorang Wartawan redaksi WARTA JABAR GROUP yang sudah berlangganan Smartfren sejak Tahun 2013. Mifi Smartfrend pertama beli merk ANDROMAX M2Y 4G LTE harga Rp.499.900, dengan nomor Mifi 0882-1290-9173.

Kasus leletnya dan hilang sinyal di alami sejak 2016 sampai 2019. Bahkan sudah membuat pengaduan kepada pihak Provider di Grapari Smartfrend di Galuhmas Karawang. Namun tidak juga ada perbaikan terkait persoalan tersebut, ungkapnya.

Pada 18 Juli 2019 ,di coba dengan membeli lagi Mifi model baru yang irit baterai dengan Merk Mifi M6x High Speed 4G Conection dengan dengan harga Rp.549.000. (Kwitansi terlampir), Nomor Mifi  0887-1185-963, ternyata sejak tanggal pembelian sampai berita ini di tulis kasusnya sama yaitu Jaringan lelet, Sinyal hilang dan nonton Youtube Bufferingnya lebih parah, 1 menit ampai 15 menit.

Menurut M.Djamaludin (Konsumen/Pelanggan),”merasa bahwa Smartfrend saat ini sudah mengalami penurunan Kualitas Jaringan.” Akibat 2 (dua) kasus Mifi Smarfrend di atas tadi, Quota di Mifi, akhirnya banyak terbuang sia-sia karena tidak bisa digunakan dengan nyaman. Ungkap Jamal di kediamanya, Kamis, (19/3/2020)

Padahal lanjutnya, Mifi Smartfren harus mewajibkan setiap bulan di isi quota. (Rp.100ribu dapat quota utama 20G, bunos malam 20G perbulan). Kalau tidak di isi maka masa aktifnya dengan sendiri off.

Jelas pada UU No.8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen Pasal (7). Kewajiban Pelaku Usaha adalah ; huruf (d).Menjamin mutu barang dan/atau jasa yang diproduksi dan/atau diperdagangkan berdasarkan ketentuan standar mutu barang dan/atau jasa yang berlaku.

Dan pada (Bab III). Hak Dan Kewajiban. (Bagian Pertama). Hak dan Kewajiban Konsumen. Ayat (4). Hak untuk didengar pendapat dan keluhannya atas barang dan/atau jasa yang digunakan. 

Akan kejadian yang di alami Konsumen tersebut, terindikasi pihak Provider Smartfend tidak pernah melaksanankan perintah UU No.8/1999 pada pasal (7). Pasalnya, 2 (dua) kali Konsumen Jamal melakukan pengaduaan, hasilnya selalu tidak memuaskan.

Dan terakhir pihak Provider Smartfrend meminta peta lokasi dengan mengirim Sharelok via e-mail Smartfren tetapi hasilnya Nol Besar alias “OMDO”, sampai sekarang tidak ada perubahan sama sekali Lelet, Sinyal hilang dan buffiring itu selalu yang terjadi. Ungkap Jamal geram.

Saat ini untuk sementara dari Tanggal 24 Februari 2020 sampai sekarang Saya sudah tidak lagi mengisi Quota, karena jika di isi Quota kendalanya yang akan Saya hadapi adalah Jaringan Lelet, Sinyal hilang dan Buffiring.

Karena jika mengirim berita ke e-mail redaksi Warta Jabar, jika menggunakan Quota Smartfrend butuh waktu yang lumayan lama juga hingga 2 hari (2×24), “sampai rambut rontok juga ngga akan bisa terkirim”, ujarnya (*red)

wartajabar. online

Pemimpin Redaksi WARTA JABAR Cetak & Online

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *