JAKARTA, JUMAT 1 Mei 2026
JAKARTA – WJ ONLINE | Perayaan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, diprediksi berlangsung meriah dengan kehadiran ratusan ribu pekerja dari berbagai daerah. Diperkirakan sekitar 200 ribu buruh akan memadati lokasi untuk memperingati momentum tahunan tersebut.
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal, menyampaikan bahwa dari jumlah tersebut, sekitar 50 ribu peserta berasal dari KSPI. Kehadiran massa buruh ini menjadi salah satu yang terbesar dalam beberapa tahun terakhir.
Menurut Said, keputusan untuk memusatkan perayaan di Monas diambil setelah adanya pertemuan antara pihak KSPI dengan Presiden Prabowo Subianto. Dalam pertemuan yang berlangsung selama kurang lebih satu setengah jam itu, berbagai isu strategis ketenagakerjaan dibahas secara langsung.
Ia menegaskan, perayaan May Day bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum penting bagi buruh untuk menyampaikan aspirasi kepada pemerintah. Dalam pertemuan tersebut, KSPI mengajukan 11 poin tuntutan yang mencerminkan harapan pekerja terhadap kebijakan ketenagakerjaan ke depan.
Beberapa dari tuntutan tersebut, kata Said, telah mendapat tanggapan langsung dari Presiden sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam memperhatikan nasib buruh di Indonesia.
Tak hanya terpusat di Jakarta, peringatan May Day tahun ini juga digelar secara serentak di berbagai wilayah Indonesia. KSPI bersama Partai Buruh mengoordinasikan kegiatan di 38 provinsi dan lebih dari 350 kabupaten/kota.
Sejumlah kota besar yang menjadi pusat perayaan antara lain Bandung, Serang, Semarang, Surabaya, hingga kota-kota di luar Pulau Jawa seperti Banda Aceh, Batam, Palembang, Banjarmasin, Makassar, Gorontalo, dan Morowali.
Perayaan May Day 2026 diharapkan menjadi ajang konsolidasi sekaligus penyampaian aspirasi pekerja secara damai dan konstruktif demi terciptanya kebijakan ketenagakerjaan yang lebih adil dan berkelanjutan di Indonesia. (Charles)










