Warga Wania Papua Kini Tak Perlu Lagi Mandi di Sungai

Papua _ Cuaca siang itu di Kampung Mandiri Jaya, Disrtik Wania, Kabupaten Mimika, Papua terlihat mendung.

Sejumlah prajurit TNI tampak semangat membangun tempat mandi, cuci, dan kakus (MCK) untuk mendorong percepatan pembangunan di Kampung Mandiri Jaya.

Bersama warga, mereka saling bahu-membahu membangun MCK umum. Mengingat kampung seluas kurang lebih tiga hektar dengan jumlah penduduk 944 jiwa itu minim fasilitas MCK umum.

Selama ini, sebagian besar penduduk kampung hanya memanfaat aliran sungai untuk mandi, mencuci pakaian, kakus. Terkadang mereka juga mengandalkan air hujan.

Ada pula yang memiliki sumur dan kamar mandi, namun hanya sebagian kecil dari jumlah 350 kepala keluarga yang mendiami kampung tersebut. Kepala Kampung Mandiri Jaya Natalis Weya mengatakan, selama ini kampungnya kurang tersentuh pembangunan, sehingga apresiasi pun diberikan kepada TNI yang telah mendorong percepatan pembangunan kampungnya.

MCK yang dibangun ini tentu baginya akan sangat memberikan manfaat. Apalagi dalam satu rumah bisa ditinggali lebih dari satu kepala keluarga. Warga juga tidak harus lagi ke sungai untuk mandi maupun mencuci pakaian. “Kami senang dengan adanya kegiatan pembangunan di kampung kami,” kata Natalis.

Pembangunan MCK ini merupakan salah satu program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-105 tahun 2019 di wilayah teritorial Kodim 1710/ Mimika.

Ada tiga unit MCK dibangun dengan ukuran masing-masing MCK 7 x 3,8 meter. MCK ini akan digunakan warga setempat untuk keperluan mandi, mencuci, dan buang air.

Selain MCK, juga dibangun sumur bor dan tempat penampungan air. Pasiter Kodim 1710/Mimika Kapten Inf Akhmad Zaini mengatakan, pelaksanaan TMMD di Kampung Mandiri Jaya akan berakhir pada 8 Agustus. Sumber Artikel Kompas.com  (*)

wartajabar. online

Pemimpin Redaksi WARTA JABAR Cetak & Online

You may also like...

1 Response

  1. Parlindungan Sinaga says:

    Warta jabar semakin ok…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *