Dark Side Gadget

Moral merupakan pengetahuan atau wawasan yang menyangkut budi pekerti manusia yang beradab. Moral juga berarti ajaran yang baik, buruknya perbuatan dan kelakuan.
Moralisasi yaitu uraian (pandangan dan ajaran) tentang perbuatan serta kelakuan yang baik dan Demoralisasi, yaitu kerusakan moral.Lalu etika adalah ilmu pengetahuan yang berhubungan dengan upaya menentukan perbuatan-perbuatan yang di lakukan oleh manusia untuk dikatakan baik atau buruk.
Dengan kata lain aturan ataupun pola-pola dari tingkah laku yang di hasilkan oleh akal manusia. Karena adanya etika pergaulan dalam masyarakat/bermasyarakat akan terlihat baik & buruknya. Keadaan moral dan etika sekarang didalam masyarakat sangat berpengaruh terhadap gadget karna begitu erat dengan kehidupan sehari-hari.
Gadget sekarang sudah menjadi kebutuhan yang tak bisa lepas dari aktivitas kita sehari-hari. Hampir semua aspek kehidupan, khususnya di kota besar, menggunakan gadget sebagai mediumnya. Contohnya untuk urusan pekerjaan atau untuk memenuhi kebutuhan bersosial.
Menurut salah satu pakar teknologi informasi dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Dimitri Mahayana: sekitar 5-10 persen gadgetmania atau pecandu gadgetterbiasa menyentuh gadgetnya sebanyak 100-200 kali dalam sehari. Jika waktu efektif manusia beraktivitas 16 jam atau 960 menit sehari, dengan demikian orang yang kecanduan gadget akan menyentuh perangkatnya itu 4,8 menit sekali.
Masalah atau dampak negatif yang terjadi karena pengaruh gadget diantara lainnya yaitu Violence and Gore, dimana menyatakan bahwa game yang dimainkan di komputer/laptop yang menampilkan unsur kekerasan memiliki sifat menghancurkan yang lebih besar dibanding kekerasan yang ada di televisi ataupun kekerasan dalam kehidupan nyata sekali pun.
Dengan begitu memicu munculnya perilaku agresif, sadistis, bahkan bisa mendorong munculnya sikap kriminal yang ada pada game yang dimainkan mengeser nilai sosial dari pada antar sesama manusia. Kemudian dampak negatif yang lain yaitu Penggunaan tidak sesuai kondisi, dimana menggunakan gadget disaat akan melakukan operasi, lalu ada juga melakukan selfie di TKP suatu bencana seperti kebakaran dan lain lain.
Perilaku seperti ini sangat tidak bermoral dan beretika, dimana manusia lupa terhadap baik dan buruknya suatu perilaku. Dengan Teori Esksistensial Humanistik menggunakan metode Modeling simbolik melalui penayangan film dengan menyajikan contoh perilaku yang baik dan buruk dan juga akibat – akibat yang akan terjadi pada perilaku negatif.
Maka diharapkan dapat meningkatkan kesadaran diri masyarakat terhadap sisi negatif gadget yang sering dialami/dilakukan tanpa sadar atau pun disengaja.

Niko Hadi

Human who simple with happiness and always hope this earth who lives in there can be aware of deficiency of their life.

You may also like...

1 Response

  1. August 15, 2019

    […] Baca Juga : Dark Side Gadget […]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *