Purwakarta, 26 April 2026
PURWAKARTA–WJ Online | Menyambut peringatan Hari Buruh Internasional 2026, Serikat Pekerja Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) di PT Indo Bharat Rayon, yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia sektor Aneka Industri, tengah mematangkan berbagai persiapan aksi secara terkoordinasi.
Persiapan tersebut dilakukan sebagai bentuk kesiapan pekerja dalam menyampaikan aspirasi serta memperjuangkan hak-hak buruh dengan semangat persatuan.
Ketua Serikat Pekerja FSPMI PT Indo Bharat Rayon Kang Chotu menyampaikan bahwa momentum May Day menjadi sarana penting untuk menyuarakan kebutuhan mendesak pekerja demi terciptanya kondisi kerja yang adil dan manusiawi.
“Ini bukan bentuk perlawanan, tetapi langkah bersama untuk mewujudkan keadilan di dunia kerja. Kami berjuang demi masa depan seluruh pekerja dan keluarganya,” ujarnya. Kantor Sekretariat FSPMI Indo Bharat Pada hari Minggu (26/4/2026).
Dalam aksi yang akan digelar, para pekerja mengusung lima tuntutan utama, yakni:
1. Upah layak, sesuai kebutuhan hidup dan perkembangan ekonomi;
2. Kepastian kerja, dengan jaminan hubungan kerja yang jelas;
3. Penghapusan sistem outsourcing, yang dinilai merugikan pekerja;
4. Jam kerja manusiawi, agar pekerja tetap memiliki waktu istirahat dan kehidupan sosial;
5. Kebebasan berserikat, tanpa tekanan maupun diskriminasi.
Menurutnya, kelima poin tersebut merupakan hak dasar yang seharusnya dimiliki oleh setiap pekerja.
Ia menegaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan akan dilaksanakan secara tertib dan damai, serta tetap menjaga ketertiban umum. Serikat pekerja juga mengedepankan prinsip musyawarah dan saling menghormati dalam memperjuangkan aspirasi.
“Perjuangan ini akan terus dilakukan hingga tercapai keadilan bagi seluruh pekerja,” tambahnya. (Parlin)











