Kota Depok, 9 April 2026
KOTA DEPOK – WJ.Online | Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat menilai efektivitas program pemberdayaan ekonomi kerakyatan yang telah digulirkan pemerintah provinsi dalam mendukung ekosistem usaha lokal di Kota Depok.
Wakil Ketua Komisi II DPRD Jawa Barat, Lina Ruslinawati, menekankan pentingnya adaptasi teknologi bagi koperasi dan pelaku usaha mikro agar tetap relevan di tengah persaingan pasar yang semakin dinamis.
Selain itu, Komisi II juga menyoroti perlunya penguatan tata kelola kelembagaan koperasi. Menurutnya, koperasi tidak cukup hanya berperan sebagai badan usaha konvensional, tetapi harus mampu bertransformasi menjadi lembaga kemitraan investasi yang modern.
“Kami ingin memastikan bahwa koperasi dan usaha mikro binaan di Kota Depok mendapatkan pendampingan yang tepat sasaran. Kota Depok memiliki potensi besar dengan kontribusi UMKM terhadap PDRB yang signifikan, sehingga sinergi antara kebijakan provinsi dan implementasi di tingkat kota harus berjalan selaras,” ujar Lina saat kunjungan kerja ke Kantor Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (DKUM) Kota Depok, Rabu (8/4/2026).
Kunjungan tersebut bertujuan untuk melakukan monitoring sekaligus menghimpun data dan informasi komprehensif terkait perkembangan koperasi serta usaha mikro binaan Pemerintah Provinsi Jawa Barat di wilayah Depok.
Dalam pemaparannya, pihak DKUM Kota Depok menyampaikan sejumlah capaian, di antaranya progres program Wirausaha Baru (WUB) serta pengembangan perempuan pengusaha yang terus didorong guna mencapai kemandirian ekonomi.
Data terkait penyerapan tenaga kerja dan peningkatan omzet pelaku usaha binaan juga menjadi poin penting dalam pembahasan bersama legislatif.
Selain capaian, diskusi turut menyoroti berbagai tantangan di lapangan, seperti perluasan akses pemasaran serta standarisasi produk melalui program Rumah Kemasan yang tengah dikembangkan oleh Pemerintah Kota Depok.
Lina menambahkan, hasil kunjungan kerja ini akan menjadi bahan evaluasi bagi DPRD Provinsi Jawa Barat dalam menyusun kebijakan anggaran dan regulasi ke depan.
“Komisi II berkomitmen untuk terus mendorong program inovatif guna memperkuat daya saing koperasi dan UMKM di seluruh Jawa Barat, khususnya Kota Depok sebagai salah satu sentra ekonomi kreatif penyangga ibu kota,” tutupnya.
(ROMMEL)











