BANDUNG-WJ Online | Anggota Komisi III DPRD Provinsi Jawa Barat sekaligus Ketua Fraksi PDI Perjuangan, Ineu Purwadewi Sundari, menyatakan dukungannya terhadap rencana Pemerintah Provinsi Jawa Barat membentuk holding Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).
Menurut Ineu, langkah tersebut merupakan bagian dari inovasi strategis untuk mengoptimalkan kinerja serta tata kelola BUMD di Jawa Barat agar lebih profesional dan berdaya saing.
“Tentu sebagai anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Komisi III, kami mendukung segala upaya untuk meningkatkan tata kelola BUMD. Jika pembentukan holding BUMD dapat menjawab berbagai persoalan yang ada, maka kami akan mendukung,” ujar Ineu di Bandung, Senin (27/4/2026).
Ia menambahkan, pembentukan holding BUMD dinilai positif apabila mampu memberikan dampak nyata, seperti peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat serta peningkatan dividen yang berkontribusi pada Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Saat ini, Pemerintah Provinsi Jawa Barat memiliki sekitar 41 BUMD. Namun, sebagian besar dinilai belum beroperasi secara optimal dan belum mampu memberikan kontribusi maksimal terhadap PAD.
“Dari puluhan BUMD tersebut, hanya beberapa yang kondisinya baik dan mampu memberikan dividen, terutama yang bergerak di sektor keuangan. Sementara yang lainnya masih belum optimal,” ungkapnya.
Ineu menegaskan bahwa tujuan utama BUMD tidak hanya sebagai entitas bisnis, tetapi juga sebagai penyedia layanan publik yang berkualitas sekaligus penghasil pendapatan daerah.
“Selama ini, fungsi tersebut belum berjalan maksimal. Ke depan, kami berharap kinerja BUMD bisa meningkat dan memberikan kontribusi signifikan terhadap PAD Jawa Barat,” tutupnya. (Rommel)











