KOTA BANDUNG – Kamis, 13 Mei 2026
WARTAJABAR – Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat mendukung penuh pelaksanaan Program Sekolah Lansia Perempuan “Nyaah Ka Indung” sebagai upaya meningkatkan kualitas hidup perempuan lanjut usia agar tetap sehat, aktif, dan produktif.
Dukungan tersebut disampaikan Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Siti Muntamah saat memberikan sambutan dalam kegiatan yang digelar di Rooftop Gedung DPRD Provinsi Jawa Barat, Kota Bandung, Rabu (13/5/2026).
Menurut Siti, keberadaan sekolah lansia menjadi kebutuhan penting seiring meningkatnya jumlah penduduk lanjut usia di Jawa Barat.
“Saya sebagai Anggota DPRD selalu memberikan dukungan untuk peningkatan urusan perempuan, keluarga, dan anak, dan lansia itu ada di urusan keluarga. Sehingga saya sebagai wakil rakyat mendengarkan 5,9 juta lansia untuk hadir menjadi miniatur bahwa sekolah lansia itu sangat dibutuhkan oleh para lansia,” ujarnya.
Ia menambahkan, Komisi V DPRD Jawa Barat mendukung program yang dijalankan DP3AKB Provinsi Jawa Barat sebagai mitra kerja dalam meningkatkan kesejahteraan lansia, khususnya perempuan.
Sementara itu, Kepala DP3AKB Provinsi Jawa Barat, Siska Gerfianti menjelaskan, Program Sekolah Lansia Perempuan “Nyaah Ka Indung” dilatarbelakangi meningkatnya jumlah penduduk lanjut usia di Jawa Barat.
“Memang pertumbuhan penduduk sekarang ini angka terakhir aging population kita 11 persen, sehingga 5,9 juta penduduk itu adalah lansia, dengan jumlah lansia perempuan lebih banyak dari laki-laki, yakni 51,71 persen perempuan. Karena itu kami memandang perlu adanya sekolah lansia perempuan,” katanya.
Menurut Siska, kondisi tersebut mendorong DP3AKB menghadirkan program pendidikan nonformal bagi lansia perempuan agar memperoleh pengetahuan, keterampilan, serta dukungan psikososial dalam menjalani masa tua secara lebih berkualitas.
“Melalui Program Sekolah Lansia Perempuan ‘Nyaah Ka Indung’, DPRD Provinsi Jawa Barat berharap para lansia perempuan dapat terus berdaya, memiliki pengetahuan yang memadai, serta tetap berperan aktif dalam keluarga,” tutupnya.
Rommel









