KUNINGAN – Selasa, 30 Juni 2026
WARTAJABAR – Proton FC Kuningan memastikan langkah ke Grand Final Championship Round Pro Futsal League 2 Indonesia setelah menundukkan KLN Elite Jakarta dengan skor 3-1. Kemenangan yang diraih di GOR Bung Karno, Sukoharjo, itu menjadi bukti konsistensi tim asal Kabupaten Kuningan dalam perburuan gelar juara musim 2026.
Sejak pertandingan dimulai, Proton FC langsung mengambil inisiatif serangan dengan menguasai jalannya laga. Permainan agresif yang diperagakan anak asuh pelatih Proton FC membuat KLN Elite lebih banyak bertahan menghadapi tekanan yang terus dibangun.
Keunggulan Proton FC tercipta saat laga baru berjalan 2 menit 40 detik. Gol pembuka dicetak oleh M. Dafa Erlangga yang sukses memanfaatkan peluang di depan gawang lawan. Gol cepat tersebut semakin meningkatkan kepercayaan diri Proton FC untuk mengendalikan tempo permainan.
Dominasi tim berjuluk Proton FC terus berlanjut sepanjang babak pertama. Berbagai peluang berhasil diciptakan melalui kombinasi permainan yang rapi. Menjelang turun minum, M. Aldi Ramadan menggandakan keunggulan setelah memaksimalkan peluang di depan gawang. Skor 2-0 bertahan hingga jeda pertandingan.
Memasuki babak kedua, Proton FC kembali tampil menekan. Baru sekitar 30 detik setelah kick-off babak kedua, Reza Rizky Yana mencetak gol ketiga yang membawa Proton FC unggul 3-0.
KLN Elite Jakarta berusaha bangkit setelah tertinggal tiga gol. Tekanan demi tekanan akhirnya membuahkan hasil melalui gol yang dicetak Andika sehingga skor berubah menjadi 3-1.
Meski demikian, Proton FC tetap mampu menjaga ritme permainan hingga peluit panjang dibunyikan. Pertahanan yang disiplin dan permainan kolektif yang solid membuat wakil Kabupaten Kuningan itu mempertahankan keunggulan sekaligus mengamankan tiket menuju Grand Final Pro Futsal League 2 Indonesia.
Manajer Proton FC, Dani Iskandar, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemain, tim pelatih, dan ofisial atas kerja keras yang telah ditunjukkan sepanjang kompetisi hingga berhasil membawa tim melangkah ke partai puncak.
Sementara itu, Head Coach Proton FC, Rio Pangestu Marasabessy, mengingatkan para pemain agar tidak cepat berpuas diri. Menurutnya, tantangan terbesar justru akan dihadapi pada laga final sehingga seluruh pemain harus tetap fokus dan menjaga konsistensi permainan.
Di sisi lain, manajemen Proton FC mengajak masyarakat Kabupaten Kuningan dan Jawa Barat untuk terus memberikan doa serta dukungan kepada tim. Dukungan dari suporter diyakini menjadi motivasi tambahan bagi para pemain dalam perjuangan meraih gelar juara.
Presiden Proton FC, Thony Indra Gunawan, berharap semangat dan doa masyarakat terus mengiringi langkah tim hingga pertandingan final.
“Perjuangan kami belum selesai. Mohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Kuningan dan Jawa Barat agar Proton FC bisa memberikan hasil terbaik dan mengharumkan nama daerah di ajang Pro Futsal League 2 Indonesia,” ujar Thony.
Keberhasilan menembus Grand Final menjadi pencapaian membanggakan bagi Proton FC sekaligus masyarakat Kabupaten Kuningan. Prestasi tersebut menunjukkan bahwa klub futsal asal daerah mampu bersaing di tingkat nasional dan terus menunjukkan perkembangan yang positif dalam kompetisi profesional.
*DEDI. J










