Kota Cimahi, 13 April 2026
KOTA CIMAHI–WJ Online | Pemerintah Kota Cimahi memastikan seluruh program pembangunan tahun anggaran 2025 berjalan sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku. Hal itu ditegaskan Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudisthira, yang menyebut proses perencanaan hingga pengawasan dilakukan secara berlapis.
Menurutnya, setiap tahapan pembangunan telah mengikuti mekanisme yang ditetapkan, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi. Pengawasan pun diperkuat melalui proses audit yang saat ini tengah berlangsung.
“Seluruh pembangunan di Kota Cimahi tahun anggaran 2025 sedang dalam proses audit. Ini bagian dari pengawasan agar pelaksanaan tetap sesuai aturan,” ujarnya. Pada hari Senin (13/4/2026)
Adhitia menjelaskan, audit dilakukan oleh Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) serta auditor dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI. Pemeriksaan tersebut mencakup seluruh penggunaan anggaran, tidak terbatas pada proyek fisik tertentu saja.
Ia menegaskan, hasil audit nantinya akan menjadi dasar evaluasi apabila ditemukan kekurangan atau ketidaksesuaian dalam pelaksanaan program.
Sejumlah proyek pembangunan yang masuk dalam tahun anggaran 2025 di antaranya meliputi Bundaran Jati, pembangunan fasilitas di RSUD Cibabat seperti Unit Pengelolaan Darah, peningkatan layanan di Puskesmas Cibeureum, serta berbagai program di Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan yang sebagian bersumber dari bantuan pemerintah pusat.
Selain itu, Pemkot Cimahi juga melakukan tahapan awal pembangunan rumah dinas dengan fokus pada pemadatan lahan. Langkah ini diambil mengingat kondisi tanah yang sebelumnya merupakan area persawahan dengan kedalaman tertentu, sehingga membutuhkan proses penguatan struktur terlebih dahulu.
“Untuk rumah dinas, tahun 2025 difokuskan pada pemadatan lahan. Pembangunan fisik direncanakan dilanjutkan pada 2026, menyesuaikan kesiapan anggaran dan kapasitas fiskal daerah,” jelasnya.
Pemkot Cimahi menegaskan komitmennya untuk tidak melakukan pembangunan secara sembarangan, melainkan melalui perencanaan matang agar hasilnya optimal dan berkelanjutan.
(FAJAR)











