Purwakarta–Rabu, 3 Juni 2026
WARTAJABAR – Bhabinkamtibmas Desa Sukamukti, Kecamatan Maniis, Kabupaten Purwakarta, AIPTU Abdul Rojak, mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) melalui kegiatan sambang dan dialog bersama warga binaannya, Selasa (2/6/2026).
Dalam kegiatan tersebut, AIPTU Abdul Rojak mengingatkan pentingnya peran masyarakat sebagai pelopor keamanan lingkungan guna mencegah berbagai potensi gangguan kamtibmas, termasuk aksi pencurian dan dampak cuaca ekstrem yang belakangan sering terjadi.
Menurutnya, komunikasi langsung antara Bhabinkamtibmas dan warga menjadi sarana efektif untuk mengetahui kondisi wilayah serta mendeteksi potensi gangguan keamanan sejak dini.
Selain mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, kegiatan sambang juga dimanfaatkan untuk memberikan edukasi mengenai pentingnya meningkatkan kewaspadaan terhadap tindak kriminalitas. Warga diimbau memastikan rumah dalam keadaan aman saat ditinggalkan, mengunci pintu dan jendela dengan baik, serta menggunakan kunci tambahan pada kendaraan guna menghindari aksi pencurian.
Masyarakat juga diminta segera melaporkan aktivitas mencurigakan yang berpotensi mengganggu keamanan lingkungan kepada pihak kepolisian maupun perangkat desa setempat.
Di sisi lain, warga diingatkan untuk mewaspadai kondisi cuaca yang tidak menentu dengan intensitas hujan yang cukup tinggi. Mereka diminta menjaga kesehatan dan menghindari lokasi rawan bencana seperti daerah longsor, pohon tumbang, serta kawasan di sekitar aliran sungai yang berpotensi meluap saat hujan deras.
Kapolres Purwakarta, AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya, melalui Kapolsek Maniis, AKP Anton Pelita Nugroho, mengatakan kegiatan sambang merupakan salah satu langkah preventif untuk memperkuat kemitraan antara Polri dan masyarakat.
“Melalui kegiatan sambang ini, kami ingin mengajak masyarakat menjadi pelopor keamanan di lingkungannya masing-masing. Kepedulian warga terhadap lingkungan sekitar sangat penting untuk mencegah terjadinya gangguan kamtibmas maupun risiko lainnya yang dapat merugikan masyarakat,” ujar Anton.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Purwakarta, IPTU Tini Yutini, menegaskan bahwa terciptanya keamanan lingkungan membutuhkan sinergi yang kuat antara Polri dan masyarakat.
“Polri tidak dapat bekerja sendiri dalam menjaga keamanan. Peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan, mulai dari meningkatkan kewaspadaan, menjaga kerukunan, hingga segera melaporkan apabila mengetahui adanya potensi gangguan kamtibmas. Dengan kerja sama yang baik, lingkungan yang aman dan nyaman dapat terwujud,” katanya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk terus menumbuhkan budaya gotong royong dan kepedulian sosial sebagai fondasi utama dalam menjaga stabilitas keamanan di lingkungan tempat tinggal.
Andi









