Sambas-Kalbar, 11 April 2026
SAMBAS–WJ Online | Dewan Pengurus Pusat (DPP) dan Dewan Pengurus Daerah (DPD) Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Monitor Aparatur Untuk Negara dan Golongan (MAUNG) Kalimantan Barat memulai rangkaian kunjungan kerja di Kabupaten Sambas, Sabtu (11/4/2026). Kegiatan diawali dengan ziarah dan silaturahmi ke Istana Alwatzikoebillah Sambas sebelum melanjutkan agenda ke sejumlah instansi pemerintahan dan penegak hukum.
Kedatangan rombongan MAUNG disambut hangat oleh pengurus Istana Alwatzikoebillah Sambas beserta para tetua adat. Dalam kesempatan tersebut, rombongan tidak hanya memberikan penghormatan terhadap warisan sejarah dan budaya, tetapi juga berdiskusi mengenai pentingnya menjaga nilai-nilai kearifan lokal sebagai identitas masyarakat Sambas.
Pengurus Istana Alwatzikoebillah, Abang Taqie, menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut. Ia menilai langkah MAUNG mengawali agenda dengan bersilaturahmi ke istana merupakan bentuk penghormatan terhadap budaya dan sejarah leluhur.
“Kami menyambut baik kedatangan keluarga besar LSM MAUNG. Ini menunjukkan bahwa organisasi yang peduli pada negara juga tetap menjunjung tinggi nilai budaya. Semoga silaturahmi ini membawa berkah dan memperkuat kerja sama dalam membangun daerah yang maju dan beradab,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Umum DPP MAUNG, Hadysa Prana, menegaskan bahwa Istana Alwatzikoebillah bukan sekadar simbol sejarah, tetapi juga sumber inspirasi dalam menjalankan peran organisasi.
“Istana ini menjadi pengingat bahwa dalam membangun daerah, kita harus tetap menjunjung tinggi etika, kehormatan, dan budaya luhur bangsa,” ungkapnya.
Rangkaian Kunjungan ke Instansi
Usai dari istana, rombongan melanjutkan kunjungan ke Kantor Pemerintah Daerah Kabupaten Sambas. Dalam pertemuan tersebut, MAUNG menyampaikan komitmennya sebagai mitra strategis dalam pengawasan pembangunan, peningkatan pelayanan publik, serta pemberdayaan masyarakat.
Selanjutnya, rombongan mengunjungi Kantor Kejaksaan Negeri Sambas guna mempererat sinergi dalam penegakan hukum, pencegahan tindak pidana, serta pengawasan proyek strategis daerah. Pihak Kejaksaan menyambut baik kehadiran MAUNG sebagai bagian dari kontrol sosial di masyarakat.
Kunjungan ditutup di Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sambas. Dalam pertemuan ini, dibahas berbagai isu terkait pelayanan keimigrasian, pengawasan lalu lintas orang di wilayah perbatasan, serta upaya menjaga stabilitas keamanan daerah.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam suasana akrab dan konstruktif. MAUNG Kalimantan Barat berharap kunjungan ini menjadi awal dari kerja sama berkelanjutan dengan berbagai pihak demi mendorong kesejahteraan dan keamanan masyarakat, khususnya di Kabupaten Sambas dan wilayah Kalimantan Barat pada umumnya.
Penulis : TIM MAUNG
Editor/Publisher : TIM/RED











