Purwakarta – Rabu, 3 Juni 2026
WARTAJABAR – Dalam rangka mendukung pelaksanaan Operasi Jaran Lodaya 2026, Bhabinkamtibmas Desa Pondok Bungur, Polsek Pasawahan, Brigpol Giri Rukmantara, melaksanakan kegiatan sambang door to door system (DDS) kepada warga binaannya, Senin (1/6/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya preventif Polres Purwakarta untuk mencegah tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor) sekaligus memperkuat kemitraan antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Dalam sambangnya, Brigpol Giri Rukmantara berdialog langsung dengan warga guna menyerap informasi, aspirasi, serta perkembangan situasi keamanan di lingkungan setempat. Melalui komunikasi yang intensif, berbagai potensi gangguan kamtibmas diharapkan dapat dideteksi dan dicegah sejak dini.
Selain memberikan imbauan kepada masyarakat, Brigpol Giri juga menyampaikan edukasi kepada pemilik dan mekanik bengkel sepeda motor agar lebih berhati-hati saat menerima kendaraan untuk diperbaiki maupun dimodifikasi.
Ia mengingatkan agar bengkel tidak melayani permintaan penghapusan atau perubahan nomor rangka dan nomor mesin kendaraan tanpa dokumen resmi yang sah. Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah peredaran kendaraan hasil tindak kejahatan serta mendukung pengungkapan kasus curanmor.
Tak hanya itu, para pemilik bengkel juga diajak berperan aktif membantu kepolisian dengan segera melaporkan apabila menemukan kendaraan yang dicurigai berasal dari hasil tindak pidana.
Dalam kesempatan tersebut, warga turut diberikan sosialisasi mengenai layanan Call Center 110 yang dapat diakses secara gratis selama 24 jam untuk melaporkan berbagai kejadian yang memerlukan kehadiran polisi maupun gangguan kamtibmas lainnya.
Brigpol Giri Rukmantara mengatakan kegiatan DDS menjadi sarana efektif untuk membangun komunikasi dua arah antara Polri dan masyarakat.
“Melalui kegiatan DDS, kami dapat mengetahui secara langsung kondisi sosial masyarakat sekaligus menyampaikan berbagai informasi dan edukasi terkait keamanan lingkungan. Partisipasi masyarakat sangat penting dalam mencegah terjadinya tindak kriminalitas,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolres Purwakarta AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya melalui Kasi Humas Polres Purwakarta, IPTU Tini Yutini, menegaskan bahwa kegiatan sambang yang dilakukan para Bhabinkamtibmas merupakan bentuk nyata kehadiran Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
“Melalui pendekatan yang humanis, kami ingin membangun kedekatan dengan masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran bersama untuk menjaga keamanan lingkungan. Pencegahan kejahatan akan lebih efektif apabila dilakukan melalui kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat,” kata Tini.
Ia menjelaskan Operasi Jaran Lodaya 2026 tidak hanya berfokus pada penegakan hukum, tetapi juga mengedepankan langkah preventif melalui edukasi dan pembinaan kepada masyarakat.
“Pencegahan curanmor membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat, termasuk pemilik kendaraan, pengelola parkir, dan pemilik bengkel. Dengan meningkatkan kewaspadaan serta kepedulian terhadap lingkungan sekitar, potensi terjadinya tindak pidana dapat ditekan,” ujarnya.
IPTU Tini juga mengimbau masyarakat untuk selalu menggunakan kunci ganda, memarkir kendaraan di lokasi yang aman, serta tidak membeli kendaraan tanpa dokumen resmi karena berpotensi berasal dari hasil tindak kejahatan.
Andi









