Purwakarta–Sabtu, 23 Mei 2026
WARTAJABAR – Upaya menjaga keamanan dan keselamatan di wilayah perairan Waduk Jatiluhur terus diperkuat oleh Sat Polairud Polres Purwakarta Polda Jawa Barat melalui pembinaan kepada masyarakat pesisir dan nelayan.
Pada Jumat, 22 Mei 2026, Sat Polairud Polres Purwakarta melaksanakan kegiatan penyerahan rompi Nelayan Kamtibmas serta alat kelengkapan Pos Satkamling Nelayan di kawasan perairan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Polairud Polres Purwakarta, AKP Jamal Nasir, didampingi personel Sat Polairud. Turut hadir tokoh masyarakat dan perwakilan nelayan dari empat kecamatan pesisir Waduk Jatiluhur.
Dalam kegiatan itu, Sat Polairud menyerahkan sejumlah perlengkapan penunjang keamanan dan keselamatan, di antaranya rompi Nelayan Kamtibmas, handy talky (HT), papan informasi (white board), alat tulis kantor, hingga life jacket untuk mendukung operasional Pos Satkamling Nelayan.
Kapolres Purwakarta, AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya melalui Kasat Polairud AKP Jamal Nasir mengatakan pembentukan Satkamling Nelayan merupakan langkah strategis dalam memperkuat partisipasi masyarakat perairan dalam menjaga keamanan dan keselamatan di wilayah Waduk Jatiluhur.
“Nelayan bukan hanya pengguna wilayah perairan, tetapi juga mitra strategis kepolisian dalam menjaga keamanan lingkungan, memberikan informasi dini, hingga membantu kegiatan pencarian dan pertolongan atau SAR apabila terjadi keadaan darurat di perairan,” ujar AKP Jamal Nasir.
Ia menjelaskan, keberadaan Pos Satkamling Nelayan diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keamanan lingkungan pesisir serta keselamatan saat beraktivitas di perairan.
Selain penyerahan perlengkapan, kegiatan juga diisi dengan penyampaian visi dan misi pembentukan Satkamling Nelayan serta edukasi terkait keselamatan pelayaran dan pencegahan tindak pidana di wilayah perairan.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Purwakarta, IPTU Tini Yutini menyampaikan bahwa kehadiran Polri di wilayah perairan menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas kamtibmas dan keselamatan masyarakat.
“Polri terus mengedepankan pendekatan humanis melalui pembinaan masyarakat, termasuk kepada nelayan dan warga pesisir, agar tercipta keamanan dan keselamatan bersama di wilayah perairan,” ujar IPTU Tini Yutini.
Ia juga mengimbau masyarakat perairan untuk selalu mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di waduk maupun perairan terbuka dengan menggunakan alat keselamatan seperti pelampung atau life jacket.
“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan perairan, meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kecelakaan air, serta segera melapor apabila menemukan gangguan kamtibmas maupun kondisi darurat di wilayah perairan,” ungkapnya.
Andi








