Kuningan, 23 April 2026
KUNINGAN–WJ Online | Menjelang ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada awal Juli, serta Sirkuit 2 FORKI di Cirebon, sebanyak 12 atlet karate Kabupaten Kuningan terus mematangkan persiapan. Para atlet yang sebelumnya berlaga pada Sirkuit FORKI 1 Jawa Barat kini fokus meningkatkan kemampuan teknis sekaligus memperkuat mental bertanding.
Di tengah peningkatan intensitas latihan, para atlet masih menghadapi kendala keterbatasan sarana dan prasarana, khususnya perlengkapan pelindung diri untuk kategori kumite. Kebutuhan ini dinilai mendesak karena berkaitan langsung dengan keselamatan dan performa atlet saat bertanding.

Kepala Bidang Olahraga Disporapar Kabupaten Kuningan, Siswoyo, S.E., yang akrab disapa Boyo, mengungkapkan bahwa sejumlah perlengkapan seperti body protector, sarung tangan, hingga pelindung kaki belum tersedia secara memadai.
“Perlengkapan kumite ini cukup mahal, sementara kebutuhan sangat mendesak. Idealnya dibutuhkan minimal 12 set untuk atlet putra dan putri agar latihan dan pertandingan dapat berjalan dengan aman dan maksimal,” ujarnya.
Menurut Boyo, keterbatasan tersebut menjadi perhatian serius. Ia menegaskan bahwa perlengkapan pelindung merupakan faktor penting dalam menunjang performa sekaligus mengurangi risiko cedera saat bertanding.
Sebagai langkah konkret, Disporapar Kabupaten Kuningan melalui Bidang Olahraga berencana menggelar road show dukungan dengan melibatkan para atlet berprestasi. Kegiatan ini bertujuan membuka peluang dukungan dari berbagai pihak.
Rangkaian agenda tersebut dijadwalkan dimulai pada awal Mei 2026, diawali dengan audiensi ke Komisi II DPRD Kabupaten Kuningan. Selanjutnya, rombongan akan bertemu dengan jajaran pimpinan daerah, termasuk Bupati, Wakil Bupati, dan Sekretaris Daerah.
Melalui upaya ini, diharapkan dukungan dari berbagai unsur, baik eksekutif, legislatif, maupun kalangan pengusaha, dapat segera terealisasi, baik dalam bentuk bantuan perlengkapan maupun dukungan pembinaan lainnya.
“Kami berharap ikhtiar ini membuahkan hasil positif. Dukungan dari berbagai pihak sangat dibutuhkan agar para atlet tetap semangat berlatih dan mampu mengharumkan nama Kabupaten Kuningan di tingkat wilayah maupun provinsi,” tambahnya.
Boyo juga menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan kebutuhan para atlet melalui berbagai jalur komunikasi dengan para pemangku kepentingan dan tokoh masyarakat.
Dengan semangat juang yang tinggi serta persiapan yang terus dimatangkan, para atlet karate FORKI Kuningan optimistis dapat tampil maksimal pada ajang POPDA 2026 maupun Sirkuit 2 FORKI mendatang. Dukungan yang diharapkan segera terealisasi menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong prestasi mereka ke level yang lebih tinggi.
DEDI J










